30 Agustus 2017
Dulu
aku kira menjalin hubungan dengan seseorang yang berbeda beberapa tahun lebih
tua akan lebih mudah. Karena yang aku pikir mereka lebih dewasa yang otomatis
lebih berpikiran terbuka, lebih berpikiran dingin, lebih pengertian dan lebih
bisa mengendalikan emosi dan kondisi. Tapi setelah merasakan sendiri menjalin
hubungan dengan laki-laki yang berbeda beberapa tahun lebih tua justru lebih
sulit entah aku yang salah memilih pasangan atau memang kita di pertemukan
hanya untuk saling belajar dan bukan untuk bersama. 10 bulan sudah di jalani,
aku tau dari awal memang sudah banyak masalah yang terjadi. Entah dari aku atau
dari kamu. Setiap terjadi masalah aku rasa lebih banyak aku yang mengalah dan
harus mengerti. Seperti saat ini, sudah kesekian kalinya masalah yang
sebenarnya sepele ini terulang. Biasanya dalam satu, dua, atau tiga hari pasti
aku akan menghampirimu dan mengalah untuk meminta maaf agar hubungan kita tetap
baik dan kembali seperti semula lagi. Rasanya seperti hanya aku yang berusaha untuk
membuat hubungan ini berhasil. Aku yang harus mengerti keacuhanmu, aku yang
harus mengerti situasimu, aku yang harus mengerti sifatmu. Kamu bilang aku
seharusnya tidak mengeluh, karena kamu selalu berusaha menerima keburukaku
tanpa pernah kamu keluhkan. Tapi saat aku tanya keburukan apa yang kamu terima
dari ku, kamu tidak menjawab. Aku tau apa yang aku lakukan salah, membiarkan
kamu menggampangkan perasaan orang dan membuat kamu makin tidak perduli lagi. Mungkin
kali ini akan berbeda, aku rasa sudah saatnya kamu belajar untuk menghormati
perasaan orang lain. Sudah hampir dua minggu aku tidak menghampirimu untuk
mengalah dan meminta maaf. Bahkan kita tidak saling berbicara. Karna aku
berharap kamu sadar bahwa yang kamu lakukan salah, aku berharap kamu yang akan
menghampiriku dan meminta maaf, aku berharap kamu berubah dan tidak melakukan
kesalahan yang sama lagi. Kamu selalu
bilang “aku memang cuek, tapi aku selalu sayang sama kamu”. Setiap kali kamu
bilang seperti itu selalu ada pertanyaan yang berputar di otakku. Devinisi rasa
sayang menurt kamu itu yang seperti apa? Apa cuek yang cenderung seperti tidak
perduli termasuk salah satu rasa sayang?. Kadang aku banggga sama hatiku,
karena walaupun sering merasa sakit tapi tetap bertahan untuk kamu dengan
harapan kamu akan berubah suatu saat nanti.
0 komentar:
Posting Komentar